Postingan

Sate Kuah, Menu Hasil "Coba-Coba" dari Haji Diding

Gambar
Awalnya saya mengira Soto Haji Diding merupakan plesetan dari Sop Kambing Haji Dudung, dan berusaha mengekornya dalam hidangan kambing. Berlokasi di Pasar Pagi Lama, Jakarta Barat, ternyata saya salah sangka. Siapa tahu, di sebuah tenda yang remang-remang dan panas di tengah pasar, terdapat hidangan yang membuat saya ketagihan. Tertulis di tenda “Soto Tangkar dan Sate Kuah Haji Diding”. Lokasinya di Pasar Pagi Lama. Anda bisa menjangkau daerah Pintu Kecil terlebih dahulu, kemudian bertanya kepada orang sekitar mengenai keberadaan Soto Haji Diding. Lokasinya sangat sederhana. Tidak ada pendingin ruangan, bahkan kipas angin sekalipun. Jangan harapkan lantai ubin, tanah aspal sudah cukup. Jangan bayangkan sebuah rumah makan yang terang benderang, tetapi hanya sebuah warung tenda dengan cahaya seadanya. Namun saya percaya pada pepatah  don’t judge the book by its cover. Anda akan menemukan antrian panjang di sini dan siap-siap untuk kehabisan menu sate kuah jika anda datang t...

Sop Buntut Ibu Henny (Cabang Pluit Village)

Gambar
Sop Buntut Ibu Henny (agar lebih mudah menyebutnya, selanjutnya saya singkat menjadi SBIH) adalah restoran baru di Pluit Village. Sejak Carrefour kembali membuka cabangnya di Pluit Village, mall ini perlahan-lahan kembali ramai seperti sedia kala. Restoran baru mulai bermunculan, seperti Holdak, Wendy's (dulu sempat buka dan tutup karena sepi), dan SBIH ini. Di dunia kuliner, SBIH bukanlah pemain baru karena sebenarnya SBIH sudah memiliki cabang di Kelapa Gading, Epicentrum, Bogor, Emporium Pluit, dan Supermall Karawaci. Kedai pertamanya, setahu saya, dibuka di Sunter. Januari 2014 adalah kali pertama saya mencoba SBIH, tepatnya di cabang Pluit Village yang baru dibuka. Bicara soal suasana dan kenyamanan, tentu karena berada di mall pastilah tidak diragukan lagi. Full AC dan terkesan bersih. Saat itu hari biasa dan jam makan siang sudah lewat, karena itu restoran ini agak sepi. Pelayan dengan sigap menawarkan menu untuk dipilih. Saya memesan menu favorit di sini, yaitu sop bun...

Nasi Ulam dari Warung Bu Yoyo, Otentik Betawi

Gambar
Sebagai salah satu makanan khas Betawi, nasi ulam sepertinya masih kalah pamor dengan nasi uduk dan lontong sayur. Memang, nasi ulam lebih jarang ditemui dibandingkan nasi uduk dan lontong sayur. Paling banyak saya temui di daerah Kota dan Gajah Mada, biasanya dijual oleh abang-abang dengan gerobak. Meskipun disebut sebagai hidangan khas Betawi, justru kaum Tionghoa-lah yang mempertahankan eksistensi nasi ulam. Sebut saja, pedagang nasi ulam yang paling populer di tanah Betawi, Nasi Ulam Misjaya yang berada di Toa Se Bio. Nasi Ulam Misjaya sepertinya sudah menjadi “kiblat” bagi nasi ulam dan kesohor hingga ke mana-mana. Resep nasi ulam Misjaya itu didapatkannya dari Cek Lamceng, seorang warga keturunan Tionghoa yang berjualan nasi ulam pada tahun 1960. Dulu Misjaya adalah karyawannya, sampai akhirnya Cek Lamceng meninggal dan kini Misjaya melanjutkan resep dari mantan bosnya tersebut. Sekadar informasi, nasi ulam yang saat ini populer adalah “resep” dari Lamceng yang dit...

Bakmie Ake di Gang Tian Liong, Pancoran

Gambar
Gang Tian Liong masih berada di sekitar lokasi Petak Sembilan. Sebenarnya nama jalannya adalah Jl. Pancoran V, tapi karena gang tersebut berada tepat di samping toko Tian Liong yang sudah melegenda, maka lorong tersebut seringkali disebut sebagai gang Tian Liong. Di sana, anda bisa menemukan berbagai macam buah-buahan segar, kue-kue tradisional, hingga sajian-sajian khas Tionghoa seperti nasi campur, bakmie, kuotie, dan sebagainya. Kali ini saya akan mengulas salah satu bakmie yang terletak di gang Tian Liong, Bakmie Ake. Meskipun terletak di dalam gang, tempat Bakmie Ake berjualan terlihat bersih dan rapi. Anda bisa menemui Bakmie Ake yang sedang dijual di sebuah rumah dengan etalasi bertuliskan "Bakmie Ake". Ada banyak hidangan di sini, baik itu bakmie, bihun, kwetiaw, swiekiaw, atau nasi tim. Saya pun duduk dan memesan. Bakmienya enak, aroma khas minyak babi tercium. Untuk topping- nya, ada daging ayam dan babi, keduanya dicincang dan dimasak kecap. Ras...

Nasi Campur dan Kari Ayam Lay-Lay Singapore, Gedung Chandra Petak Sembilan

Gambar
Sebagai seorang anak kelahiran tahun 90-an, memang sedikit unik kalau saya gemar menyambangi daerah Petak Sembilan dan Glodok. Tempatnya tidak fancy, barang-barang yang dijual pun barang-barang kuno. Para opa dan encim nongkrong di sana. Petak Sembilan memang tempat yang bersejarah dan terkenal di kalangan “tua”. Jika anda bersuku Tionghoa, saya rasa orang tua anda pasti mengetahui tempat ini. Petak Sembilan adalah tempat yang penuh dengan kenangan dan sejarah. Gedung Gloria sudah terbakar habis pada tahun 2009, meskipun Gang Gloria – yang terkenal dengan kulinernya – masih ada dan masih sering didatangi orang-orang. Bioskop-bioskop yang pernah ada di sana kini sudah tutup semua, mungkin kalah dengan XXI dan Blitz. Tapi, nostalgia dan nuansa klasik masih bisa kita temui di sini. Mari beralih dari masa lalu. Di Petak Sembilan, terdapat sebuah gedung perbelanjaan yang bernama Chandra. Gedung ini merepresentasikan mall pada zaman dulu: ber-AC, ada toilet, ada pusat permai...

Bebek Goreng H Slamet dengan Sambal Korek

Gambar
Malam Natal kemarin, saya menikmati hidangan bebek goreng di warung Haji Slamet cabang Pluit. Warung bebek goreng dengan merk “H. Slamet” ini sudah memiliki cabang di mana-mana. Dengan tambahan embel-embel “asli Kartosuro”, warung ini menawarkan ciri khasnya yaitu sambal korek. Namanya saja “Bebek Goreng H Slamet”, maka menu utamanya jelas adalah bebek. Saya memesan bebek goreng bagian dada. Bagi yang kurang suka dengan bau amis bebek, saya sarankan untuk meminta bebek yang digoreng kering. Akibatnya, rasa dagingnya lebih garing (juga sedikit lebih keras tentunya) dan bau amisnya kurang terasa karena sudah digoreng hingga mengering. Seporsi bebek goreng kering bagian dada tersaji bersama sepiring lalapan dan sepiring kecil sambal. Jika anda sangat menyukai sambal, siap-siap mengorek kocek lebih dalam untuk sambal porsi besar; dengan kata lain, jika sambalnya tidak cukup, anda harus membayar lebih untuk mendapatkan sambal tambahan. Seperti yang sudah ditulis sebel...

Bakmie Jembatan Tiga dengan Bakso Goreng yang Terkenal

Gambar
Tidak jauh dari rumah, ternyata ada salah satu rumah makan bakmie yang cukup dikenal. Namanya adalah Bakmie Jembatan Tiga, karena lokasinya memang berada di Jembatan Tiga. Dulu, di sebelah Bakmie Jembatan Tiga juga ada rumah makan bakmie (yang tidak kalah ternama) bernama Bakmie Cip-Cip, tetapi sudah entah pindah ke mana. Meskipun dekat dengan rumah, saya jusru tidak pernah tahu dengan rumah makan ini. Info mengenai rumah makan bakmie Jembatan Tiga justru saya dapatkan dari internet secara tidak sengaja. Karena penasaran, segera saya meluncur ke lokasi. Berada di ruko, tempatnya cukup nyaman. Ber-AC dan bersih. Ada berbagai menu Chinese food di sini, seperti Fu Yung Hai dan Ayam Rebus Putih (Pak Cham Kwee/Pek Cam Kwee). Saya memesan bakmie dengan sui kiaw. Bakmienya bisa dipesan dengan dua macam toping, daging ayam dan daging babi; saya minta untuk dicampur saja. Tidak lama, pesanan pun datang. Bakmienya enak. Nampaknya bumbu utama dari bakmie ini adala...