Postingan

Gado-Gado BonBin, Berdiri Sejak 1960

Gambar
Jalan Cikini memiliki persamaan dengan Jalan Pancoran Glodok, sama-sama membawa kesan tempo doeloe yang tak lekang oleh waktu. Tempat-tempat bersejarah maupun lokasi kuliner berhistori, keduanya menjadi daya tarik bagi orang-orang untuk mendatanginya, termasuk saya. Di sini, anda bisa menemukan Gado-Gado BonBin yang sudah “berdiri” sejak tahun 1960. BonBin merupakan singkatan dari Kebon Binatang.  Sebelum dipindahkan ke Ragunan, kala itu kebun binatang masih berada di kawasan Taman Ismail Marzuki. Meski sudah berusia lebih dari setengah abad, BonBin masih tetap ramai dikunjungi pelanggan, baik itu langganan atau pengunjung baru yang penasaran, seperti saya. Tentu saja, konsistensi rasa yang nyaris tidak pernah berubah dari dulu yang membuat BonBin kini digadang-gadang sebagai salah satu gado-gado terbaik di Indonesia. Selain resep yang dipertahankan sejak doeloe, tata ruang di dalam rumah makan Gado-Gado BonBin juga masih terjaga ke-jadoelan-nya. Kesan sederhana namun hist...

Tan Ek Tjoan, Toko Roti yang Berdiri Sejak Zaman Belanda

Gambar
Di balik menjamurnya toko-toko roti modern di mall-mall, ternyata masih ada toko roti kuno yang masih bertahan dengan orisinalitas dan keotentikan rasanya. Salah satunya adalah toko roti Tan Ek Tjoan. Jika anda sering beraktivitas di daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, mungkin anda sudah familiar dengan nama ini. Gerobak-gerobak sepeda roti dengan merk Tan Ek Tjoan berkeliling di wilayah tersebut, menawarkan segigit kenangan nostalgia masa lalu. Hampir 1 abad toko roti Tan Ek Tjoan berdiri, dibuka pada saat zaman penjajahan Belanda. Kala itu, orang-orang Belanda yang kaya raya bermukim di wilayah Cikini, dengan warga-warga Pribumi yang berada di sekitarnya. Terlihat dengan jelas kesenjangan sosial antara orang Belanda yang perlente dengan warga Pribumi yang kala itu lebih banyak bekerja sebagai buruh. Adalah Tan Ek Tjoan, seorang warga keturunan Tionghoa yang melihat keadaan ini kemudian mencetuskan sebuah usaha yang dapat mengangkat kondisi sosial warga Pribumi. Tan Ek ...

Gado-Gado/Asinan CiKiNi dengan Lontong Gap Go Meh Terenak di Jakarta!

Gambar
Iseng-iseng googling dengan kata kunci "lontong cap gomeh Jakarta", saya menemukan arsip sebuah milis yang membahas mengenai tempat makan lontong cap gomeh enak di Jakarta. Sejauh yang saya tahu, lontong cap gomeh di Gang Gloria (Pancoran Glodok) merupakan lontong cap gomeh yang paling populer, tapi di milis tersebut tidak disebut. Diskusi pada milis tersebut justru merekomendasikan menu lontong cap gomeh di rumah makan Gado-Gado/Asinan Cikini di Cikini IV. Lokasinya berada di samping Gado-Gado Bon Bin. Pertama kali saya mengunjungi Gado-Gado Bon Bin, saya hampir salah masuk mengira Gado-Gado/Asinan Cikini sebagai Gado-Gado Bon Bin, karena tempatnya tepat bersebelahan dan menjual menu yang hampir sama persis. Sama-sama menjual gado-gado, asinan, dan lontong cap go meh. Hanya saja, Bon Bin lebih terkenal dengan gado-gadonya, sedangkan rumah makan Cikini sedikit kalah pamor. Cara mengenalinya sangat mudah; dari jauh, anda bisa menemukan plang kecil bertuliskan "G...

Bakmie Loncat yang Tidak Bisa Loncat

Gambar
Bakmie Loncat terletak di sekitar Glodok, tepatnya di Petak Sembilan. Kali ini bukan di Gang Gloria, tetapi di Pasar Petak Sembilan. Untuk menemukannya, di sekitar Petak Sembilan, cari jalan/gang yang berjualan sayur-mayur dan daging (ayam, ikan, kodok, belut). Di sana tempatnya. Telusuri saja jalan tersebut, nanti anda akan menemukan toko kue Fay Kie, Kian, dan toko-toko sembako ala Tionghoa lainnya. Jika anda lurus terus, anda akan sampai di kelenteng Jin De Yuan (baca: Cin Te Yen) atau Vihara Dharma Bhakti. Tapi Bakmie Loncat berada sebelum Jin De Yuan. Anda akan menemukannya di dalam sebuah rumah dengan plang bertuliskan “Bakmie Loncat Elda”. Memang dasar Petak Sembilan, suasana old school- nya masih terasa sekali. Warung Bakmie Petak Sembilan berlokasi di sebuah rumah tua bergaya Tionghoa, penjualnya sendiri memang orang Tionghoa. Meskipun rumah tersebut terkesan tidak terawat, tapi dalamnya bersih. Di sekitar dinding-dindingnya ditempel poster-poster berisi nasihat Buddha, s...

Bakmie Taman Blok 8, Nostalgia Masa Kecil

Gambar
Jika musik bisa membawa seseorang pada kenangan masa lalunya, menurut saya makanan juga. Setiap kali mengunjungi tenda Bakmie Taman Blok 8 (alias Bakmie Amen), saya teringat pada masa kecil saya. Simple, tenda bakmie ini pernah menjadi warung favorit paman saya, kala itu beliau masih bujangan dan hampir setiap malam minggu mengajak saya makan di sini. Mungkin selain dekat dengan rumah, anggota keluarga yang lain juga suka dengan bakmie di sini. Bakmie adalah salah satu makanan favorit saya. Jika saya tidak tahu bahwa mengonsumsi bakmie setiap hari bisa menyebabkan gangguan pencernaan - di samping fakta bahwa bakmie membuat perut lebih cepat  "melar" - mungkin saya sudah setiap hari mengonsumsi bakmie. Muara Karang merupakan salah satu surga bagi pecinta bakmie. Favorit saya adalah Bakmie Abie, yang terletak persis sesudah Dunkin Donut. Malam itu sebenarnya saya ingin mengajak teman saya makan di sana, tapi saat saya melintas dan melihat sebuah tenda bertuliskan Bakmie Ta...

Kari Lam, Kari Khas Medan di Kota Batavia

Gambar
Salah satu kuliner yang paling terkenal di lorong Gloria adalah Kari Lam. Lokasinya berada di ujung gang Gloria, tepatnya di sebuah foodcourt (atau kantin) setelah toko Kawi. Dekat dengan Mie Kangkung si Jangkung dan Gado-Gado Direksi. Kari Lam adalah kari khas Medan. Lam di sini merujuk kepada A Lam, nama sang penjual kari. Dulu, orang-orang selalu menyebutnya "Karinya si A Lam" sehingga lama-lama menjadi "Kari Lam". Kini Kari Lam dikelola oleh anak tunggal A Lam, yaitu A Kiong. Setidaknya sudah 36 tahun Kari Lam menambah khasanah warisan kuliner di wilayah Pancoran. Silakan pilih ingin menggunakan daging sapi atau ayam untuk menemani kuah karinya. Selanjutnya anda juga bisa memilih, kari tersebut ingin disantap bersama dengan nasi putih atau bihun. Bihun yang digunakan adalah bihun khas Medan. Bihunnya tebal, rasanya juga kenyal. Silakan dicoba. Pelengkapnya adalah irisan kentang rebus dan sambal cair yang pedas. Aroma kari yang khas menyembul ...

D'Stupid Baker, Kali ini Tukang Roti yang Bodoh

Gambar
Memang ada-ada saja PT Bocuan Gapapa ini. Masih satu grup dengan PT Pendekar Bodoh, perusahaan yang membawahi restoran rasa bintang lima harga kaki lima D'Cost dan D'Sushi Bodo, D' Stupid Baker menawarkan pengalaman nongkrong di Cafe dengan harga ala kedai kopi. Saya mengunjungi D' Stupid Baker setelah puas bersantap siang di D' Sushi Bodo. Lokasinya memang tepat bersebelahan. Lagi-lagi, desain interiornya juga cakep sekali. Khas Cafe dan cozy. Dindingnya juga dihiasi dengan kata-kata bijak mengenai cinta, filosofis dan inspiratif. Harga makanannya juga bersahabat. Kue dan roti ukuran besar dihargai Rp6500 (menurut saya sedikit di bawah harga roti dari bakery-bakery besar lainnya), harga roti kecilnya kalau tidak salah Rp24000 untuk 6 buah, tetapi stok roti kecil sedang habis. Untuk minumannya, kopi menjadi menu utama. Ada menu yang unik, Stupid Latte, yaitu kopi susu dengan aroma durian, sayangnya stoknya juga sedang habis, Menu unik lainnya, Stupid Soup of Th...